
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sendiri belum menaikkan harga on the road mobilnya di Jakarta. Soalnya, kenaikan BBN-KB di Jakarta itu baru berlaku 11 Desember 2019.
"Biasanya sih kalau 2,5% kalau ada kebutuhan dan dia nyicil kan nggak terlalu berasa kalau dicicil 5 tahun," kata Amel di sela-sela perjalanan Terios 7 Wonders di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (13/11/2019).
Menurutnya, pembeli mobil Daihatsu lebih banyak yang mencicil mobilnya. Tenor cicilannya beragam, ada yang sampai 60 bulan alias 5 tahun.
Amel mencontohkan kenaikan BBN-KB sebesar 2,5%. Misalnya, harga mobil LCGC Rp 100 juta on the road, dengan BBN-KB naik 2,5%, maka harga mobil LCGC itu naik menjadi Rp 102.500.000. Artinya ada kenaikan Rp 2.500.000 untuk mengikuti kenaikan BBN-KB sebesar 2,5% tadi.
Maka, kalau kenaikan harga Rp 2.500.000 itu dicicil, kenaikan cicilan per bulannya tak sampai Rp 50 ribu. "Jadi kalau konsumen ada kebutuhan (untuk beli mobil) tidak terlalu besar (pengaruhnya)," kata Amel.
Simak Video "Di Jepang, Kakek-Nenek Dilatih Agar Aman Berkendara"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)
"mobil" - Google Berita
November 14, 2019 at 11:08AM
https://ift.tt/2XbhL2u
BBN Naik 2,5%, Beli Mobil Dicicil 5 Tahun Nggak Terasa - Detikcom
"mobil" - Google Berita
https://ift.tt/2ntcvK9
Bagikan Berita Ini
0 Response to "BBN Naik 2,5%, Beli Mobil Dicicil 5 Tahun Nggak Terasa - Detikcom"
Post a Comment